Salam Sehat Untuk Kita Semua. Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang dampak negatif dan positif bermain game online. Siapa sih yang ga tau game online? Pasti diantara kalian banyak yang memainkan game online atau bahkan sampe kecanduan dan lupa waktu. Nahh.. Game online itu sendiri adalah istilah permainan luar angkasa memanfaatkan sarana Internet, dengan menggunakan perangkat komputer. Permainan ini bisa berakselerasi dengan pasangan bermain, meskipun jaraknya berjauhan. Kata ini memang tak asing lagi di telinga masyarakat. Apalagi dikalangan milenial saat ini.

Di zaman modern ini, penggunaan elektronik seperti hp, komputar, laptop, dan lainnya, cukup banyak digunakan untuk berbagai macam kebutuhan. Seperti mencari informasi, lowongan pekerjaan, saling memberi kabar atau sekedar bermain game saja untuk mengisi waktu luang. Teknologi informasi yang sangat berkembang saat ini, membawa perubahan dan memberi pengaruh terhadap kehidupan social. Salah satunya, pengaruh di kehidupan sosial saat ini adalah, besarnya pengaruh game online pada generasi saat ini.

Game online adalah sebuah permainan yang berbasis elektronik dan visual, yang memanfaatkan teknologi media visual elektronik. Dan dimainkan di suatu jaringan (baik LAN maupun internet).
Berbeda dengan permainan tradisional yang cenderung mengandalkan otot-otot tubuh. Sedangkan game online, lebih banyak menggunakan kemampuan otak dalam berpikir dan kelincahan jari jemari tangan dalam menekan tombol-tombol stick pengatur.

Game online sendiri mempunyai beberapa daya tarik yang membuat orang lebih bermain daripada belajar. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya rermaja menghabiskan waktu di depan komputer atau pun mobile daripada buku. Akibatnya, aktifitas belajar pun terganggu. Sebenarnya, game online tidak semua berdampak negative. Ada juga yang berdampak positif. Umpamanya dalam melatih berkonsentrasi. Hanya saja, kita lihat remaja atau gamers bermain game online, kebanyakan lupa akan waktu dan lupa akan aktivitas yang lain. Sehingga, muncul lah asumsi yang membuat bermain game online menjadi negative. Itupun, jika dimainkan secara terus-menerus dan berlebihan.

Adapun dampak positif dari keseringan main game online.

1.    Menambah Teman
Seperti yang kita ketahui bahwa di dunia ini banyak sekali orang yang memiliki hobi bermain game. Anda pun dapat menambah banyak teman dengan memainkan game online maupun offline. Jika anda sering bermain game di sebuah game rental atau tempat game online, maka anda pun kemungkinan akan memiliki lebih banyak teman lagi.

2. Membuat Pola Pikir Semakin Cepat
Dampak Positif bermain game yang kedua adalah mempercepat pola piker. Bagaimana bisa? Manfaat ini akan anda peroleh jika anda sering bermain game strategi yang akan merangsang otak anda untuk mampu berpikir dengan cepat, khususnya dalam mengambil keputusan.

3. Meningkatkan Kemampuan berbahasa asing
Kita semua tahu bahwa kebanyakan game yang diminati berasal dari luar negeri dengan mayoritas menggunakan bahasa inggris. Jika anda ingin secara lebih mudah memahami game tersebut pun mau tidak mau anda harus belajar arti dari bahasa atau kata yang digunakan dalam game. Hal ini lah yang secara tidak langsung mampu membuat kemampuan berbahasa asing anda meningkat.

4. Mengurangi stres
Stres tidak hanya dialami oleh orang tua tetapi juga anak-anak. Beberapa orang tua terkadang menaruh harapan dan tuntutan yang sebenarnya anak-anak mereka tidak suka, misalnya terkait hobi dan belajar. Bermain game dapat menjadi jalan keluar bagi anak Anda lepas dari tekanan untuk mengurangi tingkat stres.

5. Melatih kesabaran
Banyak video game didesain dengan tingkat kesulitan tinggi yang terkadang seorang gamer ahli pun butuh berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk menyelesaikannya. Kesabaran seperti ini pasti berguna dalam kehidupan nyata.

6. Melatih ketangkasan
Bermain game bisa juga meningkatkan ketangkasan anda. Ada fungsi kerja, bermain, sekaligus berolahraga. Ada banyak permainan dalam video game yang memancing tingkat koordinasi dan kejelian mata anda.

Selain berdampak positif, keseringan main game online juga dapat berdampak negatif bagi psikologi, penjelasa dari Sake Prama Wisakti S. Psi, Psikolog di Rs dr. Dradjat Prawiranegara, ada 13 dampak negatif dari keseringan bermain game online.

1. Depresi
Untuk jangka panjang game yang dilakukan oleh anak-anak ternyata bukan hal yang remeh atau sepele. Banyak orang tua yang membiarkan anak-anaknya bermain games tersebut. Padahal, kecanduan ini dapat menyebabkan tingkat kesehatan anak yang semakin lama semakin turun.

Bukan tanpa sebab, hal ini dikarenakan oleh kebiasaan yang berubah ketika main game seperti kurang tidur dan makan. Penggunaan game online yang berlebihan juga bisa menunjukan adanya Gejala Depresi Pada Anak. Dimana anak akan mengalami depresi dengan tingkat kemampuan bersosialisasi yang terus menurun. Mereka akan merasa tertekan secara tidak langsung dan menyalahkan lingkunga, padahal terkadang anak itulah yang terisolasi akibat game dan tidak dibiasakan untuk bertemu orang lain.

2. Gelisah
Gelisah merupakan permasalahan selanjutnya, dimana perasaan gelisah dan / atau mudah marah ini timbul ketika si anak tidak bisa bermain. Selain itu, dalam manusia sangat wajar memiliki perasaan penasaran atau ingin tahu. Namun perlu anda tahu, bahwa Gelisah juga akan timbul akibat dari rasa penasaran anak karena tidak bisa menyelesaikan game yang dijalankan.

Apakah anda tahu efek buruk dari rasa gelisah ini ? Jenis-Jenis Gangguan Tidur akan timbul sebagai efek dari gelisah ini. Makannya anak-anak yang senang bermain game bisa tidur larut malam. Jika sudah seperti ini perkembangan mereka terhambat dan tentu kesehatan fisik mereka juga terhambat.

3. Manajemen Waktu yang Buruk
Selanjutnya adalah manajemen waktu yang berantakan dan juga buruk. Dimana manajemen waktu ini menjadi pengaruh negatif untuk kehidupan sosial anak. Psikologi Sosial menjelaskan bahwa anak yang terlalu sering bermain games terutama jenis game online dengan otomatis akan mengalami manajemen waktu yang buruk.

Selain itu, waktu anak bersama teman serta keluarga yang jelas-jelas menjadi guru serta pengajar dalam dunia nyata akan menjadi renggang karena pergaulan hanya di sekitar game online saja dan tidak mencoba berinteraksi dengan manusia lainnya.

4. Hiperaktif
Mungkin anda harus tahu dulu Ciri-Ciri Anak Hiperaktif agar tahu seperti apa menakutkannya games online atau games dapat mempengaruhi anda. Maka dari itu, hiperaktif benar-benar bisa membuat anak mengalami gangguan mental lainnya. Awalnya games akan menunjukan anak yang tidak bisa diam. Karena ia selalu dipicu saraf-sarafnya oleh games.

5. Sulit Fokus
Sulit fokus menjadi kasus yang sama dengan hiperaktif. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan mereka untuk melihat visual yang ramai dan bagus sehingga menyebabkan banyak anak yang bermain game menjadi sulit fokus dan sulit berkonsentrasi.

6. Fobia Sosial
Menurut Profesor Psikologi Douglas A. Gentile yang mencoba menjalankan penelitian Media Research Lab di Iowa State University, Ames, terkait Anak-anak kecanduan game menyebutkan bahwa anak-anak sudah pasti 60% akan mengalami fobia sosial seperti yang dijabarkan olehnya pada hasil penelitiannya.

Kemudian, fobia menjadi kasus yang paling banyak ditakuti namun juga paling banyak terjadi pada masyarakat. Tentu jika hal ini terjadi menyebabkan banyak orang tua merasa takut dan khawatir. Maka dari sekarang coba untuk dijauhi anak-anak anda dari game yang membuat mereka kecanduan.

7. Kecanduan 
Kecanduan sudah menjadi dampak yang paling terlihat. Dimana anak yang bermain game tidak akan bisa lepas begitu saja sama seperti halnya narkoba dalam tubuh manusia. Anak-anak sudah kecanduan dan sulit untuk lepas seolah olah sudah mengalir darah games pada tubuh.

8. Pemalas
Manusia tumbuh dengan belajar dan tidak ada batasan kapan belajar itu harus berhenti. Kemampuan seseorang pun dinilai baik apabila memiliki kemampuan belajar yang baik. Namun kemampuan belajar yang baik tidak ada pada semua orang.

Perlu latihan atau paparan tentang pentingnya belajar pada anak sejak dini. Anak cenderung lebih suka bermain dan aktif sehingga aktivitas belajar menurutnya sangat membosankan, atau bahkan tidak penting. Banyak anak yang malas belajar. Dan hal ini bisa disebabkan oleh musuh terbesar yaitu masalah games yang seringkali menarik perhatian anak-anak karena lebih bagus dan seru.

9. Tertutup
Jika terbiasa untuk bermain game terutama untuk anak-anak hal ini membuktikan bahwa ruang untuk berinteraksi yang mereka miliki hanya untuk game  saja. Hal ini tentu dikarenakan games dimainkan di rumah saja dan tidak bisa dilakukan bersama-sama. Hal ini membuat anak menjadi tertutup dan sulit mengekspresikan diri ketika berada di lingkungan nyata. Sifat ini yang tidak ingin dimiliki oleh anak anda bukan ?

10. Bosan
Anak-anak yang bermain game sudah terbisa terhibur dengan tantangan dan juga keseruan games. Sehingga anak-anak bisa menjadi mudah bosan dan tidak bisa memusatkan konsentrasi dengan baik di waktu tertentu dimana anak sedang tidak bermain game. Bahaya bukan ?

11. Pornografi
Beberapa games khususnya game on-line merupakan akses terbanyak dan juga berbahaya bagi perkembangan anak dan remaja. Sedangkan pornografi bisa menjadi Faktor Psikologi Yang Mempengaruhi Kesehatan Reproduksi Remaja.  Jika konten pornografi, sudah dibasmi sebagian namun untuk maka games on-line merupakan akses yang legal Karena dianggap beberapa hal pornografi hanyalah karakter.

12. Halusinasi
Percaya atau tidak, games online bisa menyebabkan terjadinya halusinasi. Dimana pikiran anak-anak akan dipenuh sesi permainan yang telah berlalu atau yang akan datang. Makannya kenapa beberapa kali terjadi kasus dimana anak-anak melakukan adegan game yang membahayakan bahkan menewaskan anak lain. Games dapat menimbulkan Dampak Psikologis Anak yang Tidak Diinginkan.

13. Mencuri
Adanya ketergantungan pada aktivitas nge-games. Seringkali memaksa anak-anak untuk menyisihkan uang jajan mereka demi bisa bermain games on-line, karena mengeluarkan uang tambahan. Namun beberapa anak sengaja mencuri untuk bisa bermain game online dan hal ini membahayakan mental anak-anak.

Demikian penjelasan terkait apa saja pengaruh game terhadap mental anak yang ternyata lebih banyak memberikan dampak negatif. Maka dari itu, perlu pengawasan orang tua dan jadwal yang tepat.

Jika ada saran dan kritik, atau ada pertanyaan dapat dituliskan di kolom komentar. Jangan lupa untuk Follow twitter kami disini. Dan jika kalian suka dengan artikel kami, dapat di share ke sosial media kalian.

Salam Sehat Untuk Kita Semua

Thank You^^


x

2 Comments

Post a Comment

Previous Post Next Post